Nasihat Musa dan Isa


Pada suatu hari, para Hawariyyun mengunjungi Nabi Isa a.s. Setelah beramah tamah, salah seorang dari mereka mewakili teman-temannya, berkata, “Wahai mursyid, berilah kami nasihat!” pintanya.

            “Musa pernah melarang para pengikutnya bersumpah palsu, sedangkan aku melarang kalian bersumpah meskipun benar,” jawab Nabi Isa a.s. “Wahai Isa, berilah kami nasihat lagi!” pinta mereka sesaat kemudian.

            “Nabi Musa pernah melarang para pengikutnya melakukan zina, sedangkan aku melarang kalian memikirkannya,” jawab beliau. Sejenak Nabi Isa diam sambil memperhatikan para pengikutnya. Lalu, beliau menambahkan :

            “Memikirkan zina akan mencemari hati yang sebelumnya jernih. Hal itu sama dengan orang menyalakan api dalam sebuah kamar berdinding bersih. Api yang menyala akan mengotori dinding yang bersih itu, meskipun tidak merusaknya. Perbuatan zina meruntuhkan mahligai rumah tangga, sedangkan berniat memikirkan (zina) mengotori mahligai rumah tangga.”

            Mendapatkan nasihat-nasihat istimewa itu, Hawariyyun pun puas

One response to “Nasihat Musa dan Isa”

  1. andri says :

    wah ceritanya buagus banget untuk di renungkan

Silahkan Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s